KRIMINALSUMUT.ID | BINJAI – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Binjai terus mematangkan seluruh rangkaian persiapan menjelang perhelatan akbar bertajuk “Sumut Berkolaborasi Binjai Berkah”.
Event berskala besar yang digadang-gadang akan menyedot perhatian ribuan pasang mata ini dijadwalkan bakal menghadirkan pawai karnaval megah, atraksi budaya nusantara, hingga berbagai pertunjukan olahraga rekreasi masyarakat yang dikemas secara apik dan spektakuler.
Langkah pemantapan ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan kondusif, tertib, dan sukses tanpa kendala teknis di lapangan. Pengurus KORMI Kota Binjai bersama pihak panitia pelaksana terus melakukan koordinasi intensif, termasuk menggelar latihan gabungan yang melibatkan ratusan penggiat olahraga, tim drumband, serta komunitas senam dari berbagai wilayah di Kota Binjai demi menyatukan persepsi dan mematangkan formasi tampilan.
Ketua KORMI Kota Binjai menegaskan bahwa kegiatan “Sumut Berkolaborasi Binjai Berkah” ini bukan sekadar ajang seremonial belaka, melainkan sebuah wadah besar untuk mempererat tali silaturahmi, membudayakan gaya hidup sehat, sekaligus mengangkat potensi kearifan lokal yang ada di Kota Binjai.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pelaku UMKM, dapat ikut menggeliat dan merasakan dampak positif langsung selama acara berlangsung.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, puncak acara kolaborasi kolosal ini direncanakan berlangsung pada tanggal 31 Mei 2026 yang dipusatkan di jantung Kota Binjai. KORMI Binjai bersama jajaran terkait, termasuk unsur Forkopimda dan instansi kepanduan, tengah merancang rekayasa lalu lintas serta titik ploting keamanan.
Latihan gabungan yang dilaksanakan sebelumnya menjadi tolok ukur kesiapan para peserta, mulai dari anak-anak sekolah yang tergabung dalam tim drumband, komunitas senam lansia, hingga komunitas olahraga tradisional nusantara yang siap menghentak panggung utama.
Penyelenggaraan event berskala provinsi ini diprediksi akan memicu kerumunan massa dalam skala besar di beberapa ruas jalan protokol Kota Binjai.
Jika tidak diantisipasi dengan matang, hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan arus lalu lintas, penumpukan volume kendaraan, hingga potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) minor seperti aksi copet atau gesekan antar-pengunjung di area padat penonton.
Namun di sisi positif, tingginya antusiasme warga akan mendongkrak omzet pedagang kaki lima dan sektor perhotelan lokal secara signifikan.
Menyikapi potensi hambatan tersebut, panitia pelaksana KORMI Binjai bersama Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian setempat telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas (detour) yang ketat menuju pusat acara.
Selain itu, posko-posko pengamanan terpadu dan tim medis bergerak (mobile) akan disiagakan di beberapa titik strategis demi menjamin kenyamanan para pengunjung. Masyarakat yang hendak melintas juga diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik penumpukan massa selama festival berlangsung.












