#
Breaking NewsHukum & Kriminal

“Kalau Salah, Tindak!” AMPK SU Tekan Kapolda Sumut soal Sorotan Satlantas Polrestabes Medan

Avatar photo
10
×

“Kalau Salah, Tindak!” AMPK SU Tekan Kapolda Sumut soal Sorotan Satlantas Polrestabes Medan

Share this article
“Kalau Salah, Tindak!” AMPK SU Tekan Kapolda Sumut soal Sorotan Satlantas Polrestabes Medan
Massa AMPK SU membentangkan spanduk tuntutan copot Kasat Lantas Polrestabes Medan di depan pagar Mapolda Sumatera Utara.

MEDAN — Suasana di depan Kantor Mapolda Sumatera Utara mendadak panas pada Rabu (30/9/2026). Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan Sumatera Utara (AMPK SU) datang berbondong-bondong membawa spanduk dan pengeras suara. Mereka menyoroti tajam carut-marut serta kinerja yang dinilai amburadul di jajaran Satlantas Polrestabes Medan.

Aksi turun ke jalan ini dipimpin langsung oleh Ketua AMPK SU, Amiruddin Siregar S.H. Dengan gaya orasi yang lantang dan tegas khas anak Medan, Amiruddin membongkar habis-habisan berbagai persoalan di lapangan yang bikin masyarakat kesal setengah mati. Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak boleh tutup mata dengan berbagai dugaan penyelewengan yang mencoreng nama korps bhayangkara.

“Jangan bikin kami makin hilang kepercayaan! Kalau memang salah, ya tindak! Jangan dibiarkan saja. Kami minta Kapolda Sumut jangan tutup mata dengan laporan dan dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum di Satlantas Polrestabes Medan itu,” cecar Amiruddin dengan suara berapi-api di hadapan massa dan barisan pengamanan.

Amiruddin juga mendesak agar pimpinan di Poldasu tidak main-main. Siapa pun oknum yang terbukti bermain-main atau melanggar aturan harus diperiksa secara tuntas, lalu dicopot dari jabatannya. Menurutnya, tidak boleh ada budaya impunitas atau “masuk angin” di tubuh kepolisian. Polisi seharusnya jadi pengayom dan pelayan masyarakat yang transparan dan profesional, bukan malah bikin warga merana.

Kritik pedas yang dilayangkan AMPK SU ini bukan tanpa alasan. Warga Kota Medan belakangan ini memang makin meradang gara-gara pelayanan di Satlantas Polrestabes Medan yang dinilai ribet, mulai dari dugaan pungli pengurusan SIM hingga penindakan kenalpot blong yang dituding tebang pilih dan tidak becus.

Menjelang sore, perwakilan dari Polda Sumatera Utara akhirnya keluar menemui massa aksi. Berkas tuntutan dan aspirasi yang dibawa langsung oleh Amiruddin Siregar S.H. akhirnya diterima pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut ke Bidang Propam dan meja Kapolda Sumut. Meski demikian, AMPK SU memastikan bakal terus mengawal kasus ini dan siap memboyong massa yang lebih besar kalau tuntutan bersih-bersih ini cuma dianggap angin lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *