#
OrganisasiSorotan

Lah, Ini Gimana Ceritanya? Intelkam Malah Dapat Jempol dari Pemuda Persis Sumut

Avatar photo
15
×

Lah, Ini Gimana Ceritanya? Intelkam Malah Dapat Jempol dari Pemuda Persis Sumut

Share this article
Lah, Ini Gimana Ceritanya? Intelkam Malah Dapat Jempol dari Pemuda Persis Sumut
Kasat Intelkam Polrestabes Medan foto bersama dengan pengurus Pemuda Persis Sumut sebagai wujud apresiasi dan komitmen menjaga keamanan kota. (Foto: Istimewa)

Biasanya, kalau orang ngomongin korps intelijen kepolisian, bayangannya pasti urusan yang tegang-tegang, serba rahasia, atau bikin jantung berdegup kencang. Tapi, pemandangan yang agak beda justru terlihat di Kota Medan belakangan ini.

Alih-alih bikin ciut nyali, Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polrestabes Medan malah banjir pujian. Yang ngasih jempol pun nggak tanggung-tanggung: Pimpinan Wilayah Pemuda Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara. Lah, kok bisa? Apa ceritanya nih?

Usut punya usut, apresiasi tinggi ini mendarat mulus untuk sang Kasat Intelkam, Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H., beserta jajarannya. Mereka dinilai sukses banget ngerawat stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Medan tetap adem, aman, dan kondusif berkat gaya pendekatan yang humanis.

Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga PW Pemuda Persis Sumut, Amiruddin Siregar, S.H., blak-blakan mengungkapkan alasan di balik pujian tersebut. Menurutnya, di bawah komando Kompol Lengkap Suherman, Sat Intelkam Polrestabes Medan nggak kelihatan kaku. Mereka justru tampil sebagai sosok yang responsif, inklusif, dan proaktif banget membaca situasi wilayah.

“Kami dari Pemuda Persis Sumut melihat langsung bagaimana Sat Intelkam Polrestabes Medan membuka ruang komunikasi yang sangat baik dengan elemen pemuda dan organisasi keagamaan,” beber Amiruddin dengan nada santai namun serius.

Ia menambahkan, langkah pencegahan dini alias preventif serta gerak cepat koordinasi di lapangan terbukti manjur meredam potensi gesekan sosial. Hasilnya? Suasana Kota Medan tetap sejuk, rukun, dan harmonis jauh dari bayang-bayang kerusuhan.

Nggak cuma urusan redam-meredam potensi konflik, Pemuda Persis Sumut juga ngerasa takjub sama pelayanan publik yang dikasih jajaran Sat Intelkam. Mulai dari keterbukaan informasi, gampangnya ngurus administrasi seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), sampai pengawalan ketat di setiap agenda keagamaan dan kepemudaan, semuanya jalan mulus tanpa bikin warga pusing.

Makanya, nggak heran kalau Pemuda Persis Sumut berharap sinergi ciamik antara polisi dan organisasi pemuda Islam ini bisa terus dirawat. Soalnya, rasa aman dan nyaman di Kota Medan itu butuh kerja bareng, bukan cuma urusan sebelah pihak doang.

Cerita adem di Medan ini sebetulnya jadi bukti kalau pendekatan keamanan di zaman sekarang udah jauh bergeser. Intelijen nggak lagi duduk diam di balik meja sambil memantau dari kejauhan.

Dengan cara turun langsung merangkul simpul-simpul masyarakat, aparat bisa dapet “mata dan telinga” tambahan dari warga. Komunikasi dua arah yang cair kayak gini terbukti ampuh jadi jurus pamungkas buat mencegah masalah sebelum telanjur bikin gaduh. Kalau polusi suara gesekan sosial bisa dicegah lewat secangkir kopi dan obrolan santai, kenapa harus pilih jalan yang ribet, ya kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *